Program Perkuliahan Karyawan
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

FKM UMJ
Berita

Perubahan Iklim Berdampak pada Kesehatan, Ini yang Dibahas FKM UMJ di I-CHIP 2026

FKM UMJ membahas dampak perubahan iklim terhadap kesehatan, pangan, gizi, serta kesehatan ibu dan anak bersama Prof. Kristen Marie Hurley dari Johns Hopkins.

Perubahan Iklim Berdampak pada Kesehatan, Ini yang Dibahas FKM UMJ di I-CHIP 2026

Perubahan iklim selama ini sering dibicarakan sebagai persoalan lingkungan. Padahal, dampaknya justru lebih dekat ke kehidupan sehari-hari, mulai dari kondisi pangan, kecukupan gizi, kehamilan, hingga kesehatan ibu dan anak.

Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Seminar Nasional dan Grand Launching Indonesian Center for Health Evidence-Informed Policy (I-CHIP) UMJ yang digelar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ) pada 15 September 2026. Forum ini menghadirkan Prof. Kristen Marie Hurley, PhD, MPH, dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, Amerika Serikat.

Mengapa Perubahan Iklim Bisa Menjadi Persoalan Kesehatan?

Ketika kondisi lingkungan berubah, dampaknya tidak hanya perubahan suhu atau cuaca. Perubahan tersebut juga dapat memengaruhi berbagai faktor yang berkaitan dengan kesehatan manusia.

Dalam seminar tersebut, Prof. Hurley membahas hubungan antara perubahan iklim, biologi, nutrisi, dan sistem pangan. Salah satu pembahasan adalah bagaimana perubahan lingkungan dapat berkaitan dengan kondisi biologis selama kehamilan serta kesehatan ibu, bayi, dan anak.

Artinya, persoalan perubahan iklim perlu dilihat lebih luas karena dampaknya dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Baca juga: Jaringan Industri FKM UMJ: Manfaatnya untuk Evaluasi Program Kesehatan?

Perubahan Iklim Juga Berkaitan dengan Ketahanan Pangan

Ketersediaan pangan menjadi salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pembahasan perubahan iklim. Ketika kondisi lingkungan mengalami perubahan, produksi dan akses terhadap pangan juga dapat menghadapi tantangan.

Situasi tersebut kemudian dapat berpengaruh pada kualitas makanan, pola konsumsi, dan status gizi masyarakat. Karena itu, memahami dampak perubahan iklim terhadap kesehatan membutuhkan pembahasan yang tidak hanya berasal dari satu bidang ilmu saja.

Prof. Kristen Marie Hurley Bawa Perspektif dari Johns Hopkins

Dalam kegiatan tersebut, Prof. Kristen Marie Hurley hadir sebagai pembicara utama sekaligus Visiting Professor FKM UMJ. Ia menyampaikan materi berjudul “Climate Change: The Nexus between Biology, Nutrition & Systems Global Evidence & Local Vulnerabilities.”

Materi tersebut membahas bagaimana bukti ilmiah mengenai perubahan iklim dan kesehatan dapat dipahami bersama dengan kondisi masyarakat di suatu wilayah. Pendekatan ini penting karena persoalan kesehatan yang muncul akibat perubahan lingkungan tidak selalu memiliki sama di setiap tempat.

Baca juga: S2 Administrasi Rumah Sakit: Dekat Rumah atau Tempat Bertugas?

Bukti Global Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Lokal

Salah satu hal yang ditekankan dalam pembahasan adalah hubungan antara global evidence dan local vulnerabilities. Penelitian dari berbagai negara memang dapat memberikan gambaran mengenai dampak perubahan iklim, tetapi penerapannya tetap perlu mempertimbangkan kondisi masyarakat setempat.

Faktor seperti kondisi sosial dan ekonomi, lingkungan, sistem pangan, serta kemampuan layanan kesehatan dapat memengaruhi tingkat kerentanan suatu masyarakat. Karena itu, hasil penelitian perlu dipahami dalam konteks lokal sebelum digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.

I-CHIP UMJ Dorong Kebijakan Kesehatan Berbasis Bukti

Pembahasan tersebut juga sejalan dengan tujuan I-CHIP UMJ sebagai ruang yang mempertemukan penelitian, bukti ilmiah, dan kebutuhan kebijakan kesehatan.

Melalui pendekatan evidence-informed policy, hasil penelitian diharapkan tidak hanya berupa laporan akademik. Temuan ilmiah dapat diterjemahkan menjadi informasi dan evaluasi yang lebih mudah digunakan oleh pihak yang membuat maupun menjalankan kebijakan di bidang kesehatan.

Mahasiswa FKM UMJ Ikut Mendapat Perspektif dari Praktisi Internasional

Kegiatan ini diikuti oleh sivitas akademika FKM UMJ dari berbagai jenjang pendidikan. Peserta berasal dari Sarjana Kesehatan Masyarakat, Magister Kesehatan Masyarakat, Magister Administrasi Rumah Sakit, hingga Doktor Kesehatan Masyarakat.

Bagi mahasiswa, forum seperti ini memberikan kesempatan untuk melihat bagaimana persoalan kesehatan dibahas dari sudut pandang yang lebih luas. Mereka dapat mengenal hubungan antara lingkungan, gizi, kesehatan, penelitian, dan kebijakan melalui pembahasan langsung bersama akademisi internasional.

Baca juga: Pembayaran Formulir Kesehatan Masyarakat FKM UMJ: Rp100.000 dan Tahapnya

Kolaborasi Lintas Bidang Dibutuhkan untuk Menjawab Persoalan Kesehatan

Pembahasan mengenai perubahan iklim dan kesehatan menunjukkan bahwa satu persoalan dapat membutuhkan lebih dari satu pendekatan. Peneliti kesehatan perlu memahami faktor lingkungan, sementara persoalan pangan dan gizi juga berkaitan dengan kondisi sosial serta kebijakan.

Karena itu, kolaborasi antara akademisi, peneliti, praktisi, pemerintah, dan berbagai pihak menjadi penting untuk menghasilkan solusi yang sesuai dengan persoalan masyarakat.

Kuliah di FKM UMJ Bisa Sambil Bekerja

Bagi kamu yang ingin berkarier di bidang kesehatan, FKM UMJ menyediakan pilihan S1 Kesehatan Masyarakat, S2 Kesehatan Masyarakat, dan S2 Administrasi Rumah Sakit. Program tersebut dapat ditempuh melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K) dengan jadwal yang lebih fleksibel, biaya kuliah terjangkau, serta pilihan cicilan bulanan tanpa bunga. 

Jadi, pekerja tetap dapat melanjutkan pendidikan sambil meningkatkan kompetensi untuk mendukung perkembangan karier. Berdiri sejak 1996, FKM UMJ berfokus pada pendidikan, penelitian, dan pengabdian di bidang kesehatan masyarakat dengan tagline “Enlightening & Empowering”.

Temukan Pilihan Kuliah di FKM UMJ 

Jika kamu sedang mencari pilihan program studi di bidang kesehatan untuk mendukung rencana pendidikan dan kariermu, cari informasi lebih lengkap mengenai program perkuliahan melalui kelaskaryawan.id dan fkm.umj-jakarta.id. Kamu juga bisa mengikuti Instagram Kelas Karyawan FKM UMJ serta Channel WhatsApp Komunitas Kuliah untuk mendapatkan informasi terbaru seputar program dan kegiatan perkuliahan. 

Sudah siap melanjutkan pendidikan? Daftar kuliah secara online dan mulai langkahmu bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ). Karena Perubahan Dimulai dari #BeraniKuliah.